Istilah
"Film Digital" dapat merujuk pada sejumlah proses dan teknik berbeda
yang digunakan dalam film-film modern, dan secara sederhana dapat berarti
penggunaan kamera digital, atau aspek digital yang lebih luas seperti karakter
dan lingkungan yang dibuat sepenuhnya dalam komputer (komputerisasi). Kamera
digital telah sangat menyederhanakan dan mengurangi biaya pembuatan sebuah
film, karena roll film (sejenis media penyimpanan pada kamera tipe dulu) yang
digunakan untuk media penyimpanan film yang mahal telah digantikan oleh metode
penyimpanan digital yang bertahan lebih lama, lebih aman, dan lebih murah dari pada
roll film.
Pembuatan Film
secara digital telah membuat perubahan besar pada proses pembuatan film dengan
kecepatan yang sangat cepat. Ada ribuan film dibuat di seluruh dunia setiap
tahun. Sebagian besar film ini dibuat menggunakan peralatan produksi video
dasar dari pada peralatan profesional untuk pembuatan film. Ini karena
penurunan biaya bahan pembuatan film dan pengeditan yang dimudahkan dengan
bantuan komputer. Tidak seperti sebelum Era digital dimana pembuatan sebuah
film dapat memakan waktu yang lama serta hanya dilakukan oleh orang-orang yang
sudah profesional di bidang nya saja.
Tidak
hanya pada saat proses pembuatan film saja yang menjadi mudah, pada saat
pendistribusian film serta penyebarluasan iklan nya pun dapat dilakukan dengan
mudah dengan menggunakan berbagai macam media, seperti pada iklan media sosial,
iklan pada suatu halaman website dan pada media-media lainnya. Tidak seperti
saat sebelum Era digital dimana dalam penyebarluasan iklan film nya hanya
terbatas pada media cetak seperti koran atau poster ataupun media televisi dan
siaran radio.
Pada saat
penayangan film nya pun pada masa sebelum Era digital masih sangat terbatas,
dimana jika kita ingin menonton sebuah film kita harus pergi ke bisokop dan
memilih film yang akan ditayangkan dengan memakai sebuah proyektor yang memutar
roll film yang berisikan film tersebut. Tidak seperti sekarang dimana jika kita
ingin menonton sebuah film dapat kita tonton cukup dari rumah kita saja dengan
cara berlangganan pada media streaming legal, lalu memilih film apa yang ingin lihat
dan bisa kita putar film tersebut pada perangkat kita seperti Handphone ataupun
komputer.
Pada dasarnya tahapan
pembuatan sebuah film terbagi menjadi 3 bagian, yaitu Pre-Production,
Production dan Post-Production. Pada bagian Pre-Production ini kita membuat ide
dari film yang ingin kita buat, membuat naskah, membuat storyboard, pemilihan
pemeran dan lain-lain. Pada bagian Production kita mengeksekusi apa yang telah
kita rencanakan pada tahap pertama, yaitu mengambil take (atau shooting) dari
apa yang telah kita buat pada storyboard. Tahap terakhir yaitu Post-Production
meliputi editing film dimana kita akan menyatukan hasil take satu-persatu dan
penambahan efek-efek spesial dan juga finishing.
Kesimpulannya
pembuatan film di Era digital sangatlah mudah jika dibandingkan dengan saat
sebelum Era digital. Kemudahaan tersebut terdapat pada ketiga tahapan pembuatan
film, yaitu pada tahap Pre-Production dengan canggih nya alat-alat pembuatan
film yang memadai kita dapat membuat sebuah film bertema Sciene-fiction yang
sangat sulit diimplementasikan pada pembuatan film sebelum Era digital. Pada
tahap Production adanya kamera digital dapat mempermudah pengambilan take serta
mengurangi biaya produksi film. Dan pada tahap Post-Production proses editing
akan jauh lebih simple dengan proses penambahan efek-efek spesial tidak lagi
harus secara real-time pada tahap Production tetapi bisa dilakukan pada tahap
ketiga ini.
Referensi ;