Peran agama dalam masyarakat sangat penting sekali. Agama berperan dalam mengatur kehidupan manusia, cara berinteraksi dengan sesama, bagaimana cara ia bersikap serta mengarahkannya kepada kebaikan bersama. Berbicara tentang agama memerlukan suatu sikap yang ekstra hati-hati, sebab agama merupakan persoalan sosial tetapi penghayatannya sangat bersifat individual.
Dalam sebuah masyarakat biasanya terdapat 2 atau lebih agama dengan penganutnya masing-masing, adanya keberagaman beragama ini, disatu sisi memberikan dampak positif bagi masyarakat dengan memupuk persaudaraan dan menumbuhkan sikap saling menghargai satu sama lain, namun disisi lain dapat juga memberikan dampak negatifnya, yaitu menjadi pemicu konflik antar masyarakat beragama.
Konflik yang terjadi akibat dari perbedaan agama dalam masyarakat biasanya terjadi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu masalah mayoritas dan minoritas golongan agama di suatu masyarakat serta kurangnya rasa toleransi beragama. kelompok dengan agama mayoritas akan menekan kelompok dengan agama yang minoritas jika tidak adanya rasa toleransi diantara kelompok-kelompok tersebut.
Perbedaan sudut pandang seorang individu dalam menilai agama lain pun dapat mengakibatkan konflik antar agama. Entah sadar atau tidak, seseorang bisanya menilai bahwa agama yang dia anut lebih baik dan benar dibandingkan dengan agama lainnya, sikap seperti ini dapat dengan mudah memicu konflik antar umat beragama yang dapat berujung disintegrasi didalam masyarakat tersebut.
Itulah mengapa pentingnya setiap anggota masyarakat tersebut memiliki rasa toleransi yang tinggi serta sikap menghormati dan menghargai perbedaan antar umat beragama agar terciptanya integrasi atau persatuan dan persaudaraan yang kuat walaupun adanya perbedaan agama yang dianut oleh masing-masing anggota yang terdapat dalam masyarakat itu.
Referensi :
