Tuesday, January 19, 2021

Era Film Digital

 

Istilah "Film Digital" dapat merujuk pada sejumlah proses dan teknik berbeda yang digunakan dalam film-film modern, dan secara sederhana dapat berarti penggunaan kamera digital, atau aspek digital yang lebih luas seperti karakter dan lingkungan yang dibuat sepenuhnya dalam komputer (komputerisasi). Kamera digital telah sangat menyederhanakan dan mengurangi biaya pembuatan sebuah film, karena roll film (sejenis media penyimpanan pada kamera tipe dulu) yang digunakan untuk media penyimpanan film yang mahal telah digantikan oleh metode penyimpanan digital yang bertahan lebih lama, lebih aman, dan lebih murah dari pada roll film.

Pembuatan Film secara digital telah membuat perubahan besar pada proses pembuatan film dengan kecepatan yang sangat cepat. Ada ribuan film dibuat di seluruh dunia setiap tahun. Sebagian besar film ini dibuat menggunakan peralatan produksi video dasar dari pada peralatan profesional untuk pembuatan film. Ini karena penurunan biaya bahan pembuatan film dan pengeditan yang dimudahkan dengan bantuan komputer. Tidak seperti sebelum Era digital dimana pembuatan sebuah film dapat memakan waktu yang lama serta hanya dilakukan oleh orang-orang yang sudah profesional di bidang nya saja.

            Tidak hanya pada saat proses pembuatan film saja yang menjadi mudah, pada saat pendistribusian film serta penyebarluasan iklan nya pun dapat dilakukan dengan mudah dengan menggunakan berbagai macam media, seperti pada iklan media sosial, iklan pada suatu halaman website dan pada media-media lainnya. Tidak seperti saat sebelum Era digital dimana dalam penyebarluasan iklan film nya hanya terbatas pada media cetak seperti koran atau poster ataupun media televisi dan siaran radio.

Pada saat penayangan film nya pun pada masa sebelum Era digital masih sangat terbatas, dimana jika kita ingin menonton sebuah film kita harus pergi ke bisokop dan memilih film yang akan ditayangkan dengan memakai sebuah proyektor yang memutar roll film yang berisikan film tersebut. Tidak seperti sekarang dimana jika kita ingin menonton sebuah film dapat kita tonton cukup dari rumah kita saja dengan cara berlangganan pada media streaming legal, lalu memilih film apa yang ingin lihat dan bisa kita putar film tersebut pada perangkat kita seperti Handphone ataupun komputer.

Pada dasarnya tahapan pembuatan sebuah film terbagi menjadi 3 bagian, yaitu Pre-Production, Production dan Post-Production. Pada bagian Pre-Production ini kita membuat ide dari film yang ingin kita buat, membuat naskah, membuat storyboard, pemilihan pemeran dan lain-lain. Pada bagian Production kita mengeksekusi apa yang telah kita rencanakan pada tahap pertama, yaitu mengambil take (atau shooting) dari apa yang telah kita buat pada storyboard. Tahap terakhir yaitu Post-Production meliputi editing film dimana kita akan menyatukan hasil take satu-persatu dan penambahan efek-efek spesial dan juga finishing.

Kesimpulannya pembuatan film di Era digital sangatlah mudah jika dibandingkan dengan saat sebelum Era digital. Kemudahaan tersebut terdapat pada ketiga tahapan pembuatan film, yaitu pada tahap Pre-Production dengan canggih nya alat-alat pembuatan film yang memadai kita dapat membuat sebuah film bertema Sciene-fiction yang sangat sulit diimplementasikan pada pembuatan film sebelum Era digital. Pada tahap Production adanya kamera digital dapat mempermudah pengambilan take serta mengurangi biaya produksi film. Dan pada tahap Post-Production proses editing akan jauh lebih simple dengan proses penambahan efek-efek spesial tidak lagi harus secara real-time pada tahap Production tetapi bisa dilakukan pada tahap ketiga ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Referensi ;

https://www.filmconnection.com/reference-library/film-entrepreneurs/the-new-world-of-digital-filmmaking-0411/

 

No comments:

Post a Comment