Tugas 1 : Konsep Dasar Keamanan
1. Jelaskan apa tujuan dari diterapkannya tindakan keamanan pada sistem komputer!
Tujuan diterapkannya tindakan keamanan pada sistem komputer pada dasarnya adalah sebagai sebuah sistem perlindungan yang melindungi sebuah komputer dalam bentuk fisiknya dan juga informasi-informasi yang terdapat didalam komputer tersebut.
Pentingnya diterapkan sistem keamanan komputer ini mulai menjadi perhatian serius dengan berkembangnya jaringan internet dimana berbagai macam serangan-serangan yang mengancam baik itu informasi pada komputer atau sistem komputer itu sendiri mulai bervariasi.
2. Berikan satu contoh dan jelaskan yang berkaitan dengan prinsip-prinsip keamanan komputer!
Dalam sistem keamanan komputer ada beberapa prinsip-prinsip dasar yang dapat membantu melindungi dan mengelola risiko yang terkait dengan penggunaan, pemrosesan, penyimpanan, dan transmisi data dan sistem informasi. Beberapa prinsip tersebuat adalah :
1. Confidentiality
Confidentiality akan menjaminan bahwa informasi tidak diungkapkan kepada individu, kelompok, atau perangkat yang tidak memiliki hak akses terhadap data tersebut. Data yang sangat rahasia harus dienkripsi sehingga pihak ketiga tidak dapat dengan mudah mendekripsinya.
Contoh : Data-data pasien yang bersifat sensitif seperti riwayat penyakit yang diderita seorang pasien akan di simpan dan di enkripsi agar tidak mudah di jatuh ditangan pihak yang tidak bertanggung jawab.
2. Integrity
Keakuratan dan kelengkapan informasi penting harus dijaga. Data tidak boleh diubah atau dihancurkan selama transmisi dan penyimpanan suatu informasi. Integrity ini memastikan bahwa sistem informasi yang terapat disebuah komputer tidak dirusak oleh pihak-pihak yang tidak berwenang.
Contoh : Perusahaan A mengirimkan sebuah email penting mengenai informasi dagang ke Perusahaan B, namun ter-intercept oleh pihak ketiga yang kemudian mengubah isi dari informasi tersebut sebelum emailnya sampai ke Perusahaan B
3. Authenticity
Authencity (atau Authentication) ini berfungsi mencegah peniruan identitas dan mengharuskan pengguna untuk mengonfirmasi identitas mereka sebelum diizinkan mengakses sistem dan sumber daya yang ada disebuah komputer.
Contoh : Sebuah software keuangan dalam suatu komputer membutuhkan berbagai password, tanggal lahir ataupun nama hewan peliharaan hingga face recognition untuk dapat menggunakan akun yang bersangkutan.
4. Aviability
Aviability menjamin pengguna yang berwenang memiliki akses yang tepat waktu dan mudah ke layanan informasi yang dituju. Pada prinsip ini system keamanan harus memberikan perlindungan terhadap kode berbahaya, peretas, dan ancaman lain yang dapat memblokir akses ke sistem informasi.
Contoh : Sebuah website menggunakan fitur Anti-spam dan CAPTCHA untuk menghindari serangan DoS yang membuat permintaan secara bertubi-tubi yang dapat membuat website tersebut menjadi down.
5. Non-Repudiation
Prinsip ini memastikan pengirim data diberikan bukti pengiriman dan penerima diberikan bukti identitas pengirim, sehingga tidak ada pihak yang dapat memalsukan pengiriman, permintaan, penerimaan, atau pengaksesan data. Prinsip keamanan harus digunakan untuk membuktikan identitas dan untuk memvalidasi proses komunikasi.
Contoh : Saat kita atau seseorang melakukan login pada sebuah program, software atau website tertentu dengan menggunakan akun kita, akan ada sebuah pesan dari email yang berisi konfirmasi bahwa kita sendirilah yang melakukan aktivitas login tersebut.
3. Tindakan apa yang harus dilakukan oleh pengguna sistem komputer agar keamanan sistem komputer dapat terjaga?
Beberapa
Tindakan yang dapat membantu menjaga keamanan sistem komputer kita dari
berbagai macam Serangan Siber yaitu sebagai berikut:
1.
Menggunakan Firewall
Firewall mencegah akses tidak sah ke jaringan kita dan
memperingatkan kita tentang segala upaya penyusupan. Pastikan firewall
diaktifkan sebelum kita menjelajahi internet secara online.
2.
Install Software Antivirus
Virus serta Malware yang dapat merusak system computer bisa
berada dimana saja. Software Antivirus memainkan peran utama dalam melindungi
sistem kita dengan mendeteksi ancaman waktu nyata untuk memastikan data kita
aman. Jalankan atau jadwalkan pemindaian virus secara teratur untuk
menjaga komputer kita bebas virus.
3.
Gunakan Password yang kompleks
Menggunakan password yang rumit adalah cara paling penting
untuk mencegah intrusi jaringan. Semakin rumit password kita, semakin sulit
bagi peretas untuk menyerang sistem kita.
4.
Abaikan Pesan SPAM
Waspadalah terhadap pesan spam email dari pihak yang tidak
dikenal, dan jangan pernah mengklik tautan atau membuka lampiran yang mungkin menyertainya.
Filter spam kotak masuk menjadi pilihan terbaik dalam menangkap spam yang
paling mencurigakan.
5.
Gunakan Enkripsi jika diperlukan
Ketika kita berselancar di internet tak jarang banyak pihak-pihak
yang ingin mengambil data-data pribadi kita. Jika diperlukan gunakanlah VPN
yang dapat mengenkripsi lalu lintas internet dan identitas kita secara online. Ini
akan mempersulit pihak ketiga untuk membobol dan mencuri data kita.