Participatory Culture, atau bisa diartikan menjadi Budaya Partisipasif adalah sebuah konsep sebuah budaya dimana individu dalam suatu kelompok atau komunitas tidak hanya bertindak sebagai konsumen, tetapi juga dapat berperan sebagai kontributor atau produsen didalam kelompok atau komunitas tersebut.
Participatory Culture ini dipopulerkan oleh seorang Sarjana media dan Profesor Rektor Komunikasi, yaitu Henry Jenskin dimana ia berkata bahwa Participatory Culture itu adalah budaya dengan tingkat penghalang suatu eksperesi yang artistik dan hubungan antar individu yang relatif rendah, serta dukungan kuat untuk membuat dan berbagi kreasi seseorang, dan beberapa jenis bimbingan informal di mana apa yang dikenal oleh yang paling berpengalaman dapat diteruskan kepada para pemula.
Dengan begitu maka setiap individu dalam suatu komunitas dapat menjadi kontributor atau setidaknya berkontribusi dalam komunitasnya masing-masing. Hal ini menjadi semakin lumrah seiring dengan berkembangnya media-media komunikasi digital seperti sekarang ini. Orang-orang dapat berdiskusi online, menyampaikan ide-ide mereka, saling menanggapi usulan, saling memberikan pendapat dan lain sebagainya dengan orang yang mungkin belum mereka kenal tanpa harus bertemu secara langsung.
Adanya media digital atau lebih tepatnya disebut New Media ini dapat mempermudah berbagai macam orang dengan berbagai macam karakter, pola pikir serta background untuk saling berkomunikasi serta bertukar pikiran tentang apa yang sedang terjadi disekitar mereka. Salah satu media yang sangat mendukung Participatory ini adalah sebuah website bernama Wikipedia.
Sebagaimana yang telah kita ketahui, website Wikipedia merupakan sebuah website ensiklopedia online gratis yang membantu menciptakan dunia di mana setiap orang dapat dengan bebas berbagi semua pengetahuan. Dalam sebuah subjek didalam Wikipedia kita dapat menuliskan apa yang kita ketahui terhadap subjek tersebut dan kita pun dapat berkolaborasi bersama orang lain dalam menyelesaikan suatu subjek atau topik pembicaraan.
Hal ini tidak hanya berlaku pada website Wikipedia saja, tetapi hampir semua media sosial juga terdapat konsep Participatory Culture ini, entah itu terdapat pada Platform Youtube, Discord, Facebook, Reddit, Fandom, hingga pada sebuah group di aplikasi Whatsapp sekalipun. Setiap individu yang ada di dalam komunitas tersebut dapat berkontribusi dan berperan dalam komunitas nya masing-masing.
Referensi :
https://newlearningonline.com/literacies/chapter-7/jenkins-on-participatory-culture
https://www.youtube.com/watch?v=1gPm-c1wRsQ
https://en.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:About
No comments:
Post a Comment