Showing posts with label Ilmu Budaya Dasar. Show all posts
Showing posts with label Ilmu Budaya Dasar. Show all posts

Saturday, March 21, 2020

Ilmu Budaya Dasar dan Kesusastraan


Sastra berasal dari kata “castra” yang berarti tulisan. Dari makna asalnya dulu, sastra meliputi segala bentuk dan macam tulisan yang di tulis oleh manusia, seperti catatan ilmu pengetahuan, kitab-kitab suci, surat-surat, undang-undang dan sebagainya.

Secara morfologis, kesusastraan di bentuk dari dua kata, yaitu “su” dan “sastra” dengan mendapat imbuhan ke- dan – an. Kata “su” berarti baik atau bagus, “sastra” berarti tulisan. Secara harfiah, kesusastraan dapat diartikan sebagai tulisan yang baik atau bagus, baik dari segi bahasa, bentuk, maupun isinya.

Hampir di setiap jaman seni (termasuk sastra) memegang peranan yang  penting dalam Ilmu Budaya Dasar. Ini terjadi karena seni merupakan ekspresi nilai-nilai kemanusiaan, dan bukannya formulasi nilai-nilai kemanusiaan seperti yang terdapat dalam filsafat atu agama. Karena seni adalah ekspresi yang sifatnya tidak normatif, seni lebih mudah berkomunikasi, karena tidak normatif nilai-nilai yang di sampaikan lebih fleksibal baik isinya maupun cara penyampainnya.

Dalam hal ini, IBD tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya (The Humanities). Namun semata-mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya.

  • ·         Ilmu Budaya Dasar yang Dihubungkan dengan Prosa



Prosa adalah suatu jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme (rhythm) yang dimilikinya lebih besar, serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya. Kata prosa berasal dari bahasa Latin "prosa" yang artinya "terus terang". Jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide. Karenanya, prosa dapat digunakan untuk surat kabar, majalah, novel, ensiklopedia, surat, serta berbagai jenis media lainnya. Prosa juga dibagi dalam dua bagian,yaitu prosa lama dan prosa baru,prosa lama adalah prosa bahasa indonesia yang belum terpengaruhi budaya barat,dan prosa baru ialah prosa yang dikarang bebas tanpa aturan apa pun.

  • ·         Ilmu Budaya Dasar yang Dihubungkan dengan Puisi


Pembahasan puisi dalam rangka pengajaran ilmu budaya dasar tidak akan diarahkan pada tradisipendidikan dan pengajaran satra dan pengajaran sastra dan apresiasinya yang murni. Puisi dipakaisebagai media sekaligus sebagai sumber belajar sesuai dengan tema-tema atau pokok bahasan yangterdapat didalam ilmu budaya dasar. Puisi termasuk seni sastra, sedangkan sastra bagian dari kesenian, dan kesenian meruapakan unsuredari kebudayaan. Jika diberi batasan, maka puisi adalah batasan, maka puisi adalah ekspresi pengalaman jiwa penyair mengenai kehidupan manusia, alam, dan tuhan melalui media bahasa yang artistic/ekstetik,yang secara padu dan utuh dipadatkan dengan kata-katanya.










Sumber :


Manusia dan Kebudayaan


                Manusia merupakan makhluk sosial yang berinteraksi satu sama lain dan melakukan suatu kebiasaan-kebiasaan yang terus mereka kembangkan dan kebiasaan-kebiasaan tersebut akan menjadi sebuah kebudayaan. Setiap kebudayaan yang dimiliki manusia juga berbeda-beda, itu disebabkan oleh letak geografis, lingkungan sekitar, faktor alam dan manusia itu sendiri yang menyebabkan timbulnya perbedaan dari segi kebiasaan dan pergaulan yang akan menjadi sebuah kebudayaan pada masing-masing daerah. Inilah yang membuat hubungan antara manusia dan kebudayaan sangat erat kaitannya.

                Kebudayaan sendiri berasal dari kata “budhi” dalam bahasa sansekerta yang berarti berakal, sehingga kebudayaan Dapat diartikan sebagai hasil pemikiran atau akal manusia. Ada sebuah pendapat yang mengatakan bahwa kebudayaan berasal dari kata budi dan daya. Budi yang berarti akal atau pikiran yang merupakan unsur rohani dalam kebudayaan, sedangkan daya berarti perbuatan atau ikhtiar sebagai unsur jasmani, sehingga kebudayaan dapat diartikan sebagai hasil dari akal dan ikhtiar manusia.

                Kebudayaan sebagai hasil dari pemikiran dan perbuatan manusia memiliki unsur-unsur yang yang disebut sebagai unsur kultural universal (Universal Categories of Cultures). Unsur-unsur tersebut dianggap universal karena dapat ditemukan di dalam kebudayaan semua bangsa yang tersebar di dunia. Beberapa unsur tersebut yaitu :
·         Bahasa
Bahasa sebagai alat komunikasi memegang peranan penting dalam proses pembentukan sebuah budaya. Bahasa, baik yang bersifat lisan maupun tulisan mampu melahirkan kebudyaan yang berbeda-beda.

·         Pengetahuan
Dalam kaitannya dengan kebudayaan, Pengetahuan menyangkut hal-hal yang berpengaruh dalam hubungan sosial dan bagaimanan hal tersebut digunakan untuk bertahan hidup.

·         Sosial
Sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial ini meliputi kekerabatan, asosiasi, sistem kenegaraan, sistem kesatuan hidup, dan perkumpulan. Kaitannya dengan cara hidup kelompok tertentu bersama-sama dalam lingkungan masyarakat.

·         Teknologi
Perkembangan peralatan dan teknologi sendiri menang menjadi unsur kebudayaan secara turun temurun. Teknologi merupakan suatu cara seorang atau kelompok dalam mengelola dan mengumpulkan bahan-bahan mentah hingga menjadi bahan pakai, dalam hubungannya dengan alat kerja, pakaian, perumahan, transportasi, dan kebutuhan hidup lainnya.

·         Kesenian
Kesenian merupakan hasil karya manusia yang mengandung sisi estetika dan keindahan. Kesenian menjadi wujud ekspresi jiwa manusia yang dituangkan dalam bentuk karya seni tertentu.

·         Sistem mata pencaharian
Yang dimaksud mata pencaharian adalah segala usaha atau upaya manusia untuk medapatkan barang atau jasa yang dibutuhkan. Hal ini berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan ekonomi seseorang atau kelompok tertentu.

·         Religi
Sistem religi diartikan sebagai sistem yang terpadu antara keyakinan dan praktek keagamaan yang berhubungan dengan hal-hal yang suci dan tidak dapat dijangkau oleh akal dan pikiran.

Manusia dan Kebudayaan mempunyai hubungan yang sangat erat, karena manusia adalah yang menciptakan, menggunakan, dan mengembangkan kebudayaan sebagai identitas manusia dalam kehidupan. Namun, seringkali kebudayaan tersebut bergeser secara perlahan-lahan disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Namun tidak serta-merta budaya tersebut hilang begitu saja, karena budaya tersebut masih melekat sebagai identitas manusia dan akan dibawa sampai seterusnya.










Referensi :

Ilmu Budaya Dasar


Ilmu Budaya Dasar merupakan suatu ilmu yang mempelajari dasar-dasar dan pengertian tentang konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah tentang manusia dan kebudayaan, dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa Ilmu Budaya Dasar merupakan suatu pengetahuan serta pemikiran dalam memecahkan atau mengatasi suatu masalah yang timbul diantara manusia dan kebudayaannya.

Istilah Ilmu Budaya Dasar dikembangkan di Indonesia  sebagai pengganti istilah Basic Humanities yang juga berasal dari istilah bahasa inggris The humanities.  Humanities pun berasal dari istilah bahasa Latin “Humanus” yang dapat diartikan manusiawi, berbudaya dan halus (refined). Dengan begitu seseorang yang mempelajari Ilmu Budaya Dasar diharapkan akan bisa menjadi seorang manusia yang lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih beradab.

Pengetahuan ilmu Budaya Dasar di Indonesia sendiri dilatar belakangi oleh beberapa permasalahan yang timbul karena keanekaragaman budaya yang ada di setiap suku-suku serta daerah-daerah yang ada di Indonesia. Kurangnya rasa toleransi antar budaya serta kemajuan ilmu pengetahuan dan  teknologi (IPTEK) secara cepat yang secara perlahan berdampak pada keanekaragaman budaya tersebut juga menjadi beberapa faktor timbulnya permasalahan. Dengan adanya Ilmu Budaya Dasar ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah tentang manusia dan kebudayaan.

Penyajian mata kuliah Ilmu Budaya Dasar di perguruan tinggi merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan serta sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan berfikir kritis terhadap nilai-nilai  budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri.

Ilmu Budaya Dasar bukanlah ilmu pengetahuan tentang berbagai budaya, melaikan mengandung pengertian umum tentang konsep-konsep dan teori-teori budaya yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah kebudayaan. Ilmu Budaya Dasar ini mencakup keahlian filsafat (berfikir secara kritis), agama, seni, budaya dan sejarah. 



Referensi :