New Media merupakan sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kemajuan teknologi dalam mendapatkan atau bertukar sebuah informasi, bahkan dizaman sekarang pun New Media sudah bukan “New” lagi, tetapi berkat New media inilah pendistribusian informasi dapat dengan mudah tersampaikan dengan waktu yang relatif cepat yang berujung menjadi dunia digital seperti sekarang kita ketahui saat ini.
Sebelum adanya
New Media, pendistribusian sebuah informasi tidak semudah seperti sekarang,
karena orang-orang menggunakan media-media konvensional seperti beragam media
cetak, siaran radio, siaran televisi dan berbagai macam media komunikasi satu
arah lainnya untuk menyampaikan dan mendapatkan informasi.
Hal ini mengurangi keefektifan informasi yang
akan disampaikan, karena untuk mendapatkan sebuah informasi kita harus membeli
sebuah koran, mendengarkan siaran radio ataupun melihat siaran televisi atau
melalui media konvensional lainnya yang tentu saja tidak bisa diakses dimana
saja dan kapan saja.
Cara untuk
menyampaikan dan mendapatkan informasi pun berubah drastis dengan diciptakannya
Internet (Inter-connected Networking
atau disebut juga sebagai International
Networking) pada tahun 1980-an oleh Departemen pertahanan Amerika Serikat
dalam rangka menciptakan sebuah komunikasi beberapa komputer dalam satu
jaringan pertama yang bernama ARPANET (Advanced
Research Projects Agency Network).
Tapi dengan
adanya Internet sendiri pun belum mampu untuk menciptkan dunia digital seperti
sekarang ini sampai terciptanya sebuah ide tentang “sistem informasi yang
terhubung” yaitu World Wide Web (WWW
atau biasa disebut dengan sebutan “Web”) oleh seorang ilmuwan komputer Inggris
bernama Tim Berners-Lee pada tahun 1993.
Dengan adanya
Internet dan Web inilah yang menciptakan sebuah cara baru dalam menyampaikan
informasi yang berujung pada munculnya istilah “New Media” dimana informasi
bisa disampaikan dan didapatkan melalui media digital yang dapat diakses kapan
saja dan hampir dimana saja.
Contoh
penerapan New Media yang paling sering kita jumpai adalah melalui sebuah website,
dalam halaman website ini selain kita bisa mendapatkan informasi yang kita
cari, tidak jarang kita juga bisa berkomunikasi langsung dengan si penyampai
informasi tersebut. Dengan website ini juga dapat memungkinkan sekelompok orang
berkumpul secara online dan berbagi, menjual, serta bertukar barang dan
informasi. Hal ni juga memungkinkan lebih banyak orang untuk bersuara di
komunitas mereka dan di dunia secara umum.
New Media ini juga membawa beberapa konsep-konsep baru
mengenai bagaiamana kita melihat dan juga merasakan tentang apa yang sedang
terjadi disekitar kita. Beberapa konsep-konsep tersebut adalah sebagai berikut
:
·
New ways
of representing the world. Media menawarkan pengelaman representasional
baru terhadap dunia (multimedia interaktif berbasis layar).
·
New
Textual Experiences, yaitu genre dan bentuk tekstual baru, hiburan dan pola
konsumsi media (permainan komputer, simulasi, film efek khusus).
·
New
patterns of organisation and production, yaitu penataan dan integrasi yang
lebih luas budaya media, industri, ekonomi, kontrol dan regulasi.
·
New Textual
Experiences, yaitu genre dan bentuk tekstual baru, hiburan dan pola
konsumsi media (permainan komputer, simulasi, film efek khusus).
·
New
relationship beetwen subjects (users
and consumers) and media technologies, yaitu perubahan dalam penggunaan dan
penerimaan gambar dan media komunikasi dalam kehidupan sehari-hari.
Referensi :
https://en.wikipedia.org/wiki/New_media
https://www.usg.edu/galileo/skills/unit07/internet07_02.phtml
https://ddunleavy.typepad.com/new_media/2016/03/what-is-new-media.html
https://www.history.com/this-day-in-history/world-wide-web-launches-in-public-domain